SELAMAT DATANG DI JEMAAT SHEKINAH SAWOJAJAR KOTABUMI LAMPUNG UTARA , TUHAN YESUS MEMBERKATI ......

JANGAN KALAH DENGAN GAGAK


Elia hidup pada masa pemerintahan raja Yehuda. Ahab yang menjadi raja pada waktu itu, melakukan apa yang jahat di mata Tuhan. Terjadilah pembunuhan nabi-nabi Allah, dan Elia adalah nabi yang selamat dari pembunuhan. Berkatalah Elia kepada Ahab bahwa tidak akan turun hujan, bahkan embun pun tidak akan ada selama 3,5 tahun, kecuali kalau Elia katakan. Kemudian datanglah firman Tuhan kepada Elia, Tuhan memerintahkan Elia pergi bersembunyi di tepi sungai Kerit. Elia dapat minum dari sungai itu dan Tuhan telah memerintahkan burung-burung gagak untuk membawa roti dan daging pada waktu pagi dan petang. Ini bukti bahwa Tuhan bertanggung jawab sepenuhnya atas hidup Elia.

Tahukah Saudara sifat dari burung gagak? Burung gagak memiliki sifat yang sangat buruk, bahkan sama sekali tidak ada yang baik dari burung gagak, kelebihannya memiliki badan yang besar dan cakram yang kuat. Burung ini rakus dan tidak tahu berbagi, tetapi mengapa Tuhan memakai burung gagak bukan binatang lainnya? Kita harus belajar dari burung gagak yang berperangai buruk, tetapi ketika mendengar perintah Tuhan burung gagak itu langsung taat dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadanya. Burung gagak melakukan apa yang diperintahkan Tuhan dengan setia, pagi dan petang ia membawa roti dan daging bagi Elia. Bahkan burung itu tidak mengambil sedikit pun apa yang menjadi bagian Elia. Ia tahu bagian yang bukan menjadi miliknya, sehingga tidak mengambil sedikit pun roti dan daging yang diperuntukkan bagi abdi Allah itu.

Bagaimana dengan manusia? Apakah manusia setelah mendengar perintah Tuhan, langsung melakukan dengan setia dan taat seperti burung-burung gagak yang diperintah oleh Tuhan itu atau malah sebaliknya? Pada kenyataannya sering kita temui banyak orang yang telah mendengar perintah Tuhan, tetapi mereka dengan sengaja mengabaikannya, bahkan banyak orang yang bersifat serakah, sehingga mengambil bagian yang bukan miliknya. Manusia berani korupsi dan mengambil bagian yang menjadi milik Tuhan, meskipun telah mendengar perintah Tuhan melalui firman. Manusia harus belajar dari burung gagak dan seharusnya menjadi malu, ketika tahu bahwa burung gagak bisa berubah menjadi setia, taat dan tahu berbagi setelah diperintah oleh Tuhan.

Jadi jangan kalah dengan burung gagak. Binatang buas bisa taat kepada perintah Tuhan. Jika mendengar perintah Tuhan jangan melawan atau membangkang, jangan mengambil keputusan sendiri, ikut apa kata Tuhan. Dengan ikut apa kata Tuhan, akan membuat umat Tuhan berbahagia. Berbahagia dalam hal apa?

1. Tuhan Memerintahkan Kemenangan

Burung gagak ketika setia dan taat kepada perintah Tuhan, sifat buruknya yang serakah dan egois tidak ada lagi. Burung-burung itu menjadi burung yang taat dan setia memperhatikan Elia. Manusia pun demikian, jika mau ikut apa kata Tuhan dan mengikuti perintah Tuhan dengan setia, maka engkau akan diubahkan, keadaanmu juga akan berubah menjadi lebih baik lagi. Ketika mendengar perintah Tuhan dan  tidak mau melakukannya, dapat dikatakan bahwa orang tersebut tidak percaya kepada Tuhan. Orang yang percaya pasti taat kepada siapa yang memberi perintah. YEREMIA 7 : 23, ”hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka : Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!” Allah menjamin kebahagiaan bagi semua yang turut perintah-Nya. Berbahagia seperti apa? Mazmur 44 : 4, ”Sebab bukan dengan pedang mereka menduduki negeri, bukan lengan mereka yang memberikan mereka kemenangan, melainkan tangan kanan-Mu dan lengan-Mu dan cahaya wajah-Mu, sebab engkau berkenan kepada mereka.” Kebahagiaan yang Allah berikan adalah kemenangan dalam segala hal, baik karakter, sifat, maupun keadaan, Allah akan membuka jalan yang tertutup.

2. Tuhan Perintahkan Berkat (UL 28 : 8)

Setelah Tuhan memberikan kemenangan, maka berkat akan Tuhan perintahkan kepada orang yang mau melakukan perintah-Nya dengan setia.

3. Ada perlindungan (UL 32 : 12).

Tuhan akan membuat pagar perlindungan untuk melindungi segala berkat kita. Tuhan sendiri yang akan menuntun hidup kita dan bersama Tuhan kita akan menjadi umat pemenang. Tidak ada suatu apapun yang dapat mencuri berkat kita, jika Tuhan yang melindungi. Dan malaikat-Nya akan diperintahkannya untuk menjaga engkau sepanjang jalanmu. TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Khotbah Gembala : Pdt. Semmy R. Yonathan.

0 comments:

Poskan Komentar